28 Februari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dapat Apresiasi, SILPA APBD Kutai Barat Nol Rupiah


Dapat Apresiasi, SILPA APBD Kutai Barat Nol Rupiah
Rapat Paripurna dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Aminuddin dengan pemimpin Wakil Ketua I, Paul Vius, Wakil Ketua II, Arkadius Elly. (HUMAS KUBAR)

KLIKPENAJAM.COM - Tiga fraksi menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan APBD Kutai Barat, Kalimantan Timur 2017 lewat Rapat Paripurna XII masa sidang III Tahun 2016 di ruang Sidang, Rabu, 9 November 2016.

Rapat Paripurna dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Aminuddin dengan pemimpin Wakil Ketua I, Paul Vius, Wakil Ketua II, Arkadius Elly.

Pandangan umum dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang disampaikan Ketua Fraksi, Y M Puncan Karna melalui anggota DPRD Kubar, Astaman menyampaikan tiga hal. Yakni, RAPBD 2017 telah menyajikan informasi yang amat singkat, diperlukan penjelasan lebih detail dan komperhensif tentang RAPBD 2017.

Lalu, tentang dasar hukum, filosofi penyusunan dan yang terakhir tentang target Rencana Pendapatan dan Anggaran Belanja Daerah. RAPBD Tahun anggaran 2017, seyogyanya sesuai dengan visi dan misi Kepala Daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kutai Barat Tahun 2016-2021.

Selanjutnya, Fraksi Amanat Gerakan Kebangsaan Berkarya yang disampaikan Ketua Fraksi, Mulyadi Effendi SP. Kata dia, ada enam poin disampaikan. Diantaranya, memberikan apresiasi yang mendalam ketika pemerintah melakukan efisiensi.

"Efisiensi tersebut tidak mengorbankan tunjangan dan insentif pegawai yang sudah diatur oleh Undang-undang.Dimana akan berimbas pada etos kerja perangkat daerah," jelas Mulyadi.

Setelah itu, Fraksi Gabungan Demokrat-Hanura- Keadilan Sejaktera (FG-DHKS) disampaikan Yansel menyampaikan enam point. Yakni, RAPBD Kubar 2017 Pemerintah Daerah menetapkan SILPA bersaldo nol.

Kemudian, salah satu landasan penting penyusunan/penetapan kebijakan umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta RAPBD adalah pokok-pokok pikiran DPRD, Anggaran Belanja Kubar 2017 harus memiliki prioritas.

"Pembangunan adalah kegiatan yang membangun yang belum ada. Selanjutnya, koreksi untuk pembenahan program kegiatan isu-isu strategis, serta bertitik tolak dari tindakan penghematan." urai dia.

Sekadar informasi, Rapat Paripurna dihadiri oleh Assisten I, Achamad Sofyan, Assisten II, Drs Yohanes Kinam, Assisten III, Gabriel Oktavianus, Kepala Dinas, Badan, Kantor dalam wilayah Pemkab Kubar, Perwakilan TP PKK Kubar, Perwakilan Polres Kubar dan Perwakilan Kejaksaaan Negeri Kubar. (*)

Reporter : Ramadhan    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0