23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Minimalisir Peran Tengkulak, Petani Didorong Lakukan Perdagangan Online


Minimalisir Peran Tengkulak, Petani Didorong Lakukan Perdagangan Online
Analis KPw BI Kaltim, Rizki Ismail (Foto: Yoyok Sudarmanto)

KLIKPENAJAM.COM - Rantai distribusi kebutuhan bahan pokok sangat rentan terhadap praktik mafia harga. Dengan demikian, transaksi berbasis elektronik sedang giat dibangun tahapannya oleh Bank Indonesia.

Ini sejalan dengan instruksi Presiden RI Jokowi yang sedang menggiatkan transaksi elektronik di segala lini.

Analis KPW BI Kaltim, Rizki Ismail mengatakan, petani tidak mampu berbuat banyak jika pengepul membeli hasil panen dengan harga murah. Lebih jauh lagi jika pemerintah tak mampu menyerap.

Artinya, surplus harga dinikmati tengkulak dan produsen kembali tertimpa biaya sewa lahan.

"Saat ini petani sedang dilatih untuk beralih ke perdagangan online," ujar Riski.

Hal itu mampu meminimalisir peran tengkulak karena petani akan langsung bertemu pembeli. Hasilnya pun lebih menguntungkan petani.

Tak hanya petani penggarap, lanjut Riski, segmen UMKM juga mendapat perhatian yang sama. Pihaknya membuka persepsi baru melalui jalur elektronik,

walau konvensional masih digunakan, pemerataan pemahaman kerap dilakukan.

"Transaksi elektronik juga mampu meningkatkan transaksi non-tunai," terangnya. (*)

Reporter : Yoyok Sudarmanto    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0