21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pupuk Kaltim Komitmen Terapkan SNI Seluruh Produktivitas Perusahaan


Pupuk Kaltim Komitmen Terapkan SNI Seluruh Produktivitas Perusahaan
Menteri Nasir (baju putih) berkunjung ke stand Pupuk Kaltim disambut Direktur Produksi Pupuk Kaltim, Bagya Sugihartana (tiga dari kiri). (Foto : Humas Pupuk Kaltim)

KLIKPENAJAM.COM - Pupuk Kaltim senantiasa menyadari pentingnya standarisasi mutu dalam seluruh produk yang dihasilkan. Termasuk komitmen dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di setiap produktivitas perusahaan.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya penghargaan SNI Award 2016. Pupuk Kaltim menjadi satu-satunya perusahaan yang meraih peringkat Platinum.

Pada tahun ini, dalam rangka memeriahkan Bulan Mutu Nasional serta mensukseskan rangkaian kegiatan SNI Award 2017, Pupuk Kaltim turut berpartisipasi dalam Indonesia Quality Expo (IQE) 2017. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) pada 24 hingga 26 Oktober 2017 di Hotel Grand Clarion Makassar.

Acara diawali dengan Seminar Standarisasi, kemudian Pembukaan Bulan Mutu Nasional oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohammad Nasir, didampingi Kepala BSN Bambang Prasetya. Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana pun turut hadir dalam acara pembukaan tersebut.

Menteri Nasir dalam sambutannya menekankan perlunya standarisasi mutu produk. “Untuk menghasilkan barang yang bermutu, perlu dilakukan standarisasi. Produk-produk di daerah juga harus terus dibimbing agar memiliki standar mutu yang baik,” kata Menteri Nasir.

Dalam IQE 2017, Pupuk Kaltim membangun 6 stand untuk mempromosikan profil dan produk-produk perusahaan, prestasi, berbagai penghargaan yang telah diraih perusahaan, kegiatan CSR dan CSV, serta produk-produk mitra binaan Pupuk Kaltim.

Keikutsertaan Pupuk Kaltim dalam IQE 2017 merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam mendukung rangkain kegiatan SNI Award 2017.

Bagya Sugihartana mengungkapkan bahwa keikutsertaan Pupuk Kaltim dalam IQE 2017 menjadi salah satu upaya stimulasi peningkatan penerapan SNI dan partisipasi aktif Pupuk Kaltim dalam pengembangan dan penggunaan SNI di Indonesia.

“Melalui IQE 2017, Pupuk Kaltim sebagai salah satu produsen pupuk di Indonesia ingin membuktikan bahwa kami sangat fokus dalam memastikan terpenuhinya kualitas mutu produk kami berdasarkan standar yang telah ditetapkan,” kata Bagya.

Bagya juga menyarankan agar pelaku usaha yang lain turut berpartisipasi dalam ajang SNI Award 2017. Hal itu karena SNI Award merupakan tolak ukur pelaku usaha untuk memastikan produk yang dihasilkan dapat diterima oleh konsumen.

“SNI dapat mewujudkan kinerja yang lebih baik, terutama dalam hal kepemimpinan dan manajemen, fokus pada pelanggan, pengembangan sumber daya, pengelolaan atau realisasi produk dan hasil bisnis,” ujar Bagya.

Dalam ajang ini, Pupuk Kaltim mempresentasikan jaminan bahwa produk-produk utama dari Pupuk Kaltim seperti Amoniak, Urea dan NPK merupakan produk bermutu baik yang diproduksi dengan standart proses yang baik, aman, ramah lingkungan dan dikelola dengan sistem manajemen yang baik pula.

Partisipasi aktif dalam ajang SNI Award juga telah dilaksanakan pada 2016 lalu. Pupuk Kaltim berhasil menjadi satu-satunya perusahaan yang meraih peringkat platinum. Hal ini membuktikan peran Pupuk Kaltim dalam mendukung kebijakan Pemerintah turut memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Dengan diraihnya peringkat platinum pada SNI Award 2016 lalu, alhasil produk Pupuk Kaltim lebih mudah dipasarkan ke tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, dapat memacu teamwork, meningkatakan kinerja, juga memicu adrenalin seluruh karyawan untuk selalu melakukan inovasi dan memaksimalkan program CSR yang bermanfaat bagi masyarakat. (adv)

Reporter : Navra | Humas PKT    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0