20 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Terkait Statuta, Rektor Unmul Terus Menuai Gugatan


Terkait Statuta, Rektor Unmul Terus Menuai Gugatan
Guru Besar Unmul, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof. Susilo Ma\'Aruf

KLIKPENAJAM.COM - Posisi Masjaya sebagai Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) terus menuai gugatan dari kalangan Guru Besar Unmul.

Sebelumnya, gugatan datang dari Prof Adam Idris serta Prof Zamruddin Hasid. Kali ini, giliran Guru Besar Unmul, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof. Susilo Ma'Aruf yang juga Ketua Lembaga PPM Unmul.

Menurut Susilo, pertemuan unsur akademisi itu adalah Workshop untuk penyusunan Statuta Perguruan Tinggi (PT). Pertemuan itu bukan rapat pleno Senat Unmul.

Mulai beberapa hari lalu, kalangan Guru besar memprotes Rektor Unmul, Masjaya karena sikapnya yang arogan tak mengundang Guru Besar saat penyusunan Statuta.

"Saya salah satu ketua lembaga yang diundang. Tidak bisa menjadi keputusan kalau anggota Senat tak terlibat semuanya," ujar Susilo.

Berbagai universitas memiliki Statuta menyetarakan status Guru Besar sebagai Senat. Dalam berbagai hal, Senat masih memiliki fungsi pertimbangan dalam sebuah lembaga pendidikan seperti kampus.

Apabila peran guru besar dipersempit, bisa memengaruhi prestasi guru besar sebagai pencetus inovasi baru dalam pembangunan masyarakat. Sebab karya ilmiahnya yang bermanfaat untuk digunakan.

"Mestinya kalau mau bahas apapun terkait Statuta terbuka untuk Senat lainnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Susilo mengatakan, akan melakukan protes langsung kepada Kementerian Pendidikan terkait persoalan sebagian Guru Besar yang dianggapnya suatu pelanggaran besar.

"Saya dan beberapa guru besar lainnya akan menggalang petisi, menolak hasil acara workshop di Balikpapan," pungkasnya. (*)

Reporter : Yoyok Sudarmanto    Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0