15 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ketika Ikan Mulai Menjauh Dari Nelayan Balikpapan


Ketika Ikan Mulai Menjauh Dari Nelayan Balikpapan
Paras pongah pelabuhan peti kemas Kariangau di Teluk Balikpapan. (mongabay/Hendar)

KLIKPENAJAM.COM - Matahari baru saja naik, angin berhembus kencang, gelombang air laut mulai pasang. Waktu menunjukkan pukul 10.00 Wita, para nelayan yang bermukim di pedalaman Penajam Paser Utara, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bersiap keliling Teluk Balikpapan menjaring ikan.

Tampak Dahri, warga Gersik PPU yang sehari-hari melaut untuk menghidupi ekonomi keluarga. Laki-laki 54 tahun itu sudah menjadi nelayan di area Teluk Balikpapan sejak belia. Menggunakan kapal ketinting ukuran enam meter, belum lama ini, ia menyusuri perairan untuk mengumpulkan bermacam jenis ikan.

“Sejak masih SD saya ikut bapak melaut, kami keluarga nelayan tradisional. Mata pencaharian kami di Gersik rata-rata nelayan. Sekali melaut, saya pasti dapat ikan baronang, kakap merah, belana, kipar dan lain-lain.”

Perlahan, Dahri mengisahkan kondisi Teluk Balikpapan yang kini berubah. Kerusakan lingkungan dari perkembangan kawasan industri di teluk membuat jumlah ikan berkurang. Ekosistem laut yang sejatinya tempat bergantung para nelayan, kini sudah tidak bersahabat.

Pelebaran kawasan industri telah merenggut surga para nelayan di lautan. “Saya ingat, hingga tahun 2005, saya mendapatkan ikan sedikitnya 30 kilogram. Kini, hanya 3 – 7 kilogram.”



Reporter : Siska M     Editor : Khalfani Aldebaran



Comments

comments


Komentar: 0